Tanah Longsor di Proyek Terowongan Kalladi Wayanad, Tiga Tewas dan Tujuh Orang Dilaporkan Hilang
Wayanad, India – Tanah longsor besar melanda lokasi proyek pembangunan terowongan Kalladi di dekat Meppady, Distrik Wayanad, Kerala, India, pada 7 Juli 2026. Bencana ini memicu operasi pencarian dan penyelamatan berskala besar setelah sejumlah pekerja diduga tertimbun material longsor di area konstruksi.
Tanah longsor terjadi di sekitar Jembatan Meenakshi, lokasi pembangunan terowongan Anakkompoyil–Meppadi yang telah dikerjakan sejak tahun sebelumnya. Material tanah dan bebatuan menutupi sebagian area proyek sehingga menghambat proses evakuasi.
Korban Jiwa dan Pencarian Masih Berlangsung
Berdasarkan laporan awal, sedikitnya tiga orang meninggal dunia, tujuh orang mengalami luka-luka, dan tujuh lainnya masih dinyatakan hilang. Tim penyelamat bersama aparat setempat terus melakukan pencarian terhadap korban yang diduga masih tertimbun longsoran.
Sejumlah alat berat dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi, sementara petugas medis bersiaga memberikan pertolongan kepada korban yang berhasil ditemukan. Otoritas juga terus memantau kondisi cuaca karena berpotensi memengaruhi jalannya operasi penyelamatan.
Penyebab Longsor Masih Diselidiki
Hingga kini, penyebab pasti tanah longsor masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Fokus utama saat ini adalah menemukan korban yang masih hilang serta memastikan keselamatan seluruh personel yang bertugas di lokasi.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan kerja dan mitigasi risiko pada proyek infrastruktur yang berada di wilayah rawan bencana. Evaluasi terhadap kondisi geografis, cuaca, serta sistem keamanan di lokasi proyek diharapkan dapat membantu mengurangi risiko kejadian serupa di masa mendatang.